Selasa, 02 Juli 2013

Industri Kimia Kayu dan Getah


Kayu merupakan hasil hutan yang mudah diproses untuk dijadikan barang sesuai dengan kemajuan teknologi. 
 

Sifat –Sifat Umum Kayu

Kayu tersusun dari sel-sel yang memiliki tipe bermacam-macam dan susunan dinding selnya terdiri dari senyawa kimia berupa selulosa dan hemi selulosa (karbohidrat) serta lignin (non karbohidrat).

Semua kayu bersifat anisotropik, yaitu memperlihatkan sifat-sifat yang berlainan jika diuji menurut tiga arah utamanya (longitudinal, radial dan tangensial).


Kayu merupakan bahan yang bersifat higroskopis, yaitu dapat menyerap atau melepaskan kadar air (kelembaban) sebagai akibat perubahan kelembaban dan suhu udara disekelilingnya.

Kayu dapat diserang oleh hama dan penyakit dan dapat terbakar terutama dalam keadaan kering.
 



Sifat – Sifat Fisik Kayu:

  • Berat dan Berat Jenis
  • Keawetan
  • Warna
  • Tekstur (halus, sedang dan kasar)
  • Arah Serat (serat lurus, serat berpadu, serat berombak, serta terpilin dan serat diagonal )

Sifat Kayu terhadap Suara, yang terdiri dari :

  • Sifat akustik, yaitu kemampuan untuk meneruskan suara berkaitan erat dengan elastisitas kayu. 
  • Sifat resonansi, yaitu turut bergetarnya kayu akibat adanya gelombang suara.  Kualitas nada yang dikeluarkan kayu sangat baik, sehingga kayu banyak dipakai untuk bahan pembuatan alat musik (kulintang, gitar, biola dll).





 

Macam Penggunaan Kayu


 Lantai (parket)

 Korek Api

 Pensil

 Kertas

Kayu Lapis  
http://www.youtube.com/watch?v=TXAeLwJ8fcw








 
Proses Pembuatan Kertas (pulp)

1.Kayu diambil dari hutan produksi kemudian dipotong - potong atau lebih dikenal dengan log. log disimpan ditempat penampungan beberapa bulan sebelum diolah dengan tujuan untuk melunakan log dan menjaga kesinambungan bahan baku
2.Kayu dibuang kulitnya dengan mesin atau dikenal dengan istilah De - Barker
3.Kayu dipotong - potong menjadi ukuran kecil (chip) dengan mesin chipping. Chip yang sesuai ukuran diambil dan yang tidak sesuai diproses ulang.
4.Chip dimasak didalam digester untuk memisahkan serat kayu (bahan yang diunakan untuk membuat kertas) dengan lignin. proses pemasakan ini ada dua macam yaitu Chemical Pulping Process dan Mechanical pulping Process. Hasil dari digester ini disebut pulp (bubur kertas). Pulp ini yang diolah menjadi kertas pada mesin kertas (paper machine).



Proses Penyadapan
 
 
 






GETAH

Pengertian secara :

a)UMUM     :    Getah adalah istilah umum untuk menyebut caran kental yang keluar dari    tubuh, baik tumbuhan maupun hewan.
b)KHUSUS   :       Getah ialah polimer semula jadi yang terbentuk daripada cecair resin atau susu

  getah yang diperolehi daripada kulit pokok

  Hevea brasiliensis.








LATEKS

Lateks adalah getah seperti susu dari banyak tumbuhan yang membeku ketika terkena udara. Ini merupakan emulsi kompleks yang mengandung protein, alkaloid, pati, gula, minyak, tanin, resin, dan gom.

Lateks terdiri daripada 35% zarah getah (molekul getah) dan 65% air.
 



Sejarah Pohon Karet

Pohon karet pertama kali hanya tumbuh di Brasil, Amerika Selatan, namun setelah percobaan berkali-kali oleh Henry Wickham, pohon ini berhasil dikembangkan di Asia Tenggara, di mana sekarang ini tanaman ini banyak dikembangkan sehingga sampai sekarang Asia merupakan sumber karet alami. Di Indonesia, Malaysia dan Singapura tanaman karet mulai dicoba dibudidayakan pada tahun 1876. Tanaman karet pertama di Indonesia ditanam di Kebun Raya Bogor (Deptan, 2006).
 



SifatSifat Karet

Lembut, fleksibel, elastic dan cairan dengan kekentalan yang sangat tinggi.

Sifat-sifat mekaniknya menyerupai kulit binatang.

Mudah terbakar

Kenyal dan boleh diregang

Reaktif kepada agen kimia seperti minyak, gris dan petrol



fleksibel

fleksibel karena ia adalah satu termoplastik yang lembut dan mengeras bila berlaku pemanasan, boleh cair dan terbentuk semula.

   




Contoh olahan dari karet

Penyadapan

Penyadapan dilakukan dengan memotong kulit pohon karet sampai batas kambium dengan menggunakan pisau sadap. Jika penyadapan terlalu dalam dapat membahayakan kesehatan tanaman, dan juga untuk mempercepat kesembuhan luka sayatan maka diharapkan sadapan tidak menyentuh kayu (xilem) akan tetapi paling dalam 1,5 mm sebelum cambium (Aidi dan Daslin, 1995).



 http://www.youtube.com/watch?v=sIeGU6NTXwY
 

Daftar Nama Industri Kayu dan Getah

1.PT.  Sinar Sakti Kimia
2.PT.  Kayu Lapis Indonesia
3.Santo Rubber Factory
4.PT.   Industri Karet Nusantara
5.PT.   Adaf Safeer Nusapala
6.PT.   Bukit Angkasa Makmur
7.PT.   Batang Hari
8.PT.   Famor Ganda
9.PT.   Asia Trade Perkasa
10.PT.   Abadi Indorona


Daftar Pustaka

1.Aidi dan Daslin., 1995. Pengelolaan Bahan Tanam Karet. Pusat Penelitian Karet. Balai Penelitian Sembawa. Palembang.

2.  ^ http://www.goodyear-indonesia.com/historical.html#

3.  Suhendry, I., 2002. Kajian finansial penggunaan klon karet unggul generasi IV. Warta Pusat Penelitian Karet. 21 : 1- 3.

4.http://berita-iptek.blogspot.com/2008/05/proses-pembuatan-kertas.html
5.http://www.streetdirectory.co.id/businessfinder/indonesia/jakarta/company/2535/Pabrik_Kayu/
6.www.indonetwork.co.id/companies/jasa-pengolahan-kayu.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar